Surakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister (MPBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Dari Kampus untuk Dunia: Mahasiswa PBSI sebagai Aktor Penting dalam Pengimplementasian SDGs” sebagai upaya memperkuat wawasan global mahasiswa mengenai peran generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan akademik ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai bertempat di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7 UMS. Kuliah umum menghadirkan narasumber internasional Esie Hanstein dari Humboldt-Universität zu Berlin dan Universität Leipzig yang memberikan perspektif global mengenai keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai tantangan global. Sebagai calon pendidik dan akademisi bidang bahasa, mahasiswa PBSI memiliki peluang besar untuk berkontribusi melalui pendidikan, literasi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, Esie Hanstein menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting dalam menciptakan perubahan positif melalui ilmu pengetahuan dan aksi nyata.
“Students play an important role in creating meaningful change. Knowledge gained at the university should not remain only in the classroom, but should be transformed into ideas and actions that contribute to society and support sustainable development goals.”
(Esie Hanstein, Humboldt-Universität zu Berlin & Universität Leipzig)
Menurut Esie, keberhasilan pembangunan berkelanjutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun lembaga tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai generasi penerus yang memiliki kreativitas, pengetahuan, dan semangat perubahan.
Kuliah umum ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai hubungan antara pendidikan, bahasa, budaya, dan pembangunan berkelanjutan. Melalui diskusi akademik, peserta diajak melihat bahwa bidang Pendidikan Bahasa Indonesia tidak hanya berkaitan dengan pengajaran bahasa, tetapi juga memiliki kontribusi dalam membangun karakter, meningkatkan literasi, serta menyebarkan nilai-nilai positif di masyarakat.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister FKIP UMS, Prof. Dr. Markhamah, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan internasional seperti ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam memperluas pengalaman akademik mahasiswa.
“Mahasiswa perlu memiliki wawasan global agar mampu melihat persoalan pendidikan dan kebudayaan dalam perspektif yang lebih luas. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar dari para akademisi internasional sekaligus terdorong untuk berkontribusi melalui bidang keilmuannya,” ungkapnya.
Kegiatan kuliah umum berlangsung dengan antusias melalui sesi pemaparan dan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, bertukar gagasan, serta memperdalam pemahaman mengenai peran pendidikan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional ini, MPBI UMS berharap mahasiswa semakin memiliki kesadaran global, kemampuan berpikir kritis, dan semangat untuk menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen UMS dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak dan berorientasi pada tantangan dunia.



