Dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Program Sarjana serta Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Universitas Muhammadiyah Surakarta mengikuti Ujian Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI) secara daring pada Senin, 10 Februari 2025. Tes yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 ini dilaksanakan di laboratorium komputer Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Umum (LBIPU) UMS.
Keikutsertaan para dosen dalam UKBI ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme dalam pengajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). LBIPU turut mendukung kegiatan ini dengan memberikan sponsor biaya pendaftaran bagi seluruh peserta.
Kepala LBIPU, Dr. Dwi Haryanti, M.Hum., menyampaikan bahwa pengikutsertaan para dosen pengajar BIPA dalam tes UKBI ini adalah salah satu bentuk komitmen dalam standardisasi serta peningkatan mutu pembelajaran BIPA di UMS. “Kami berharap dengan adanya UKBI ini, para dosen semakin memahami pentingnya penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan standar nasional. Hal ini juga akan berkontribusi pada pengembangan program BIPA yang lebih berkualitas di UMS,” ujarnya.
Dr. Dwi Haryanti, M.Hum. menambahkan bahwa UKBI adalah salah satu instrumen yang sangat penting dalam menilai kemahiran berbahasa Indonesia. “Dengan adanya tes ini, para dosen dapat mengetahui sejauh mana kompetensi kebahasaan mereka dan dapat melakukan upaya peningkatan yang lebih terarah. Selain itu, ini juga menjadi bukti konkret bahwa UMS berkomitmen dalam menjaga standar pengajaran bahasa Indonesia,” ungkapnya.
Kabid Pengembangan Pelayanan Bahasa, Dr. Abdillah Nugroho, M.Hum., juga turut memberikan komentar mengenai pelaksanaan UKBI ini. “Tes ini tidak hanya bermanfaat bagi individu dosen dalam meningkatkan keterampilan kebahasaan mereka, tetapi juga bagi institusi dalam menunjukkan kredibilitas akademik dalam bidang kebahasaan. Dengan semakin banyaknya tenaga pendidik yang memiliki standar UKBI yang baik, diharapkan pengajaran BIPA di UMS semakin kompetitif,” katanya.
UKBI merupakan tes standar nasional yang dirancang oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Tes ini mengukur kemahiran berbahasa Indonesia seseorang berdasarkan parameter kebahasaan yang mencakup uji kemampuan menyimak (mendengarkan), membaca, menulis, serta pengetahuan kaidah kebahasaan.
Dengan adanya tes ini, diharapkan para dosen PBSI dan MPBI UMS dapat semakin meningkatkan kompetensi kebahasaan mereka, serta memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengajaran dan pengembangan bahasa Indonesia, baik di lingkungan akademik maupun di tingkat internasional melalui program BIPA.



